Cara Penyimpanan Asi Agar Tidak Basi Paling Benar

Cara Penyimpanan Asi Agar Tidak Basi Paling Benar

Menyimpan asi perah memang tidak bisa dikatakan mudah. Ada banyak sekali tantangan untuk menyimpan asi yang sudah diperah. Ketakutan akan menjadi basi tetap akan menghantui para ibu bekerja yang memilih memberikan asi perah kepada bayinya. Asi yang disimpan dengan cara yang urang tepat, tentu saja akan membuat asi menjadi cepat basi. Ketika asi menjadi basi, maka Anda tidak dapat meneruskan pemberian asi kepada bayi Anda. Melakukan cara penyimpanan asi agar tidak basi dengan benar tentu saja menjadi sebuah kewajiban bagi Anda yang ingin meneruskan pemberian asi kepada bayi Anda. Cara yang benar ini tentu saja akan membantu asi hasil perah menjadi lebih aman.

cara menyimpan asi yang benar setelah dipompa

Berikut ini adalah cara penyimpanan asi agar tidak basi yang benar yang bisa Anda terapkan di rumah:

  • Pilih botol khusus yang memiliki label yang aman untuk menyimpan asi. Beberapa produk botol plastik memiliki label khusus yang tentu saja akan menentukan keamanan produk botol plastik tersebut. Biasanya di bagian bawah botol Anda akan menemukan sebuah angka yang menandakan bahwa botol tersebut relatif aman jika digunakan untuk menyimpan asi hasil perah dan juga akan menjaga asi supaya tidak basi.
  • Ketika melakukan proses perah asi, sebaiknya Anda senantiasa menjaga kebersihan tangan. Usahakan Anda mencudi tangan Anda hingga bersih sebelum Anda melakukan proses pemerahan asi. Sebab tangan yang kotor akan membawakan bakteri pada asi hasil perahan ibu.